Katanya yang namanya makhluk perempuan emang begitu. Ngomel, ngomong, ngobrol apapun itu tanpa perlu keputusan, kesimpulan. Yang penting bisa bersuara dan ada yang mendengar. Buat saya di jaman agak modern ini, yang penting bisa chatting, gak perlu pakai suara. Kebanyakan wacana. Menarik sih, bahwa memang keresahan itu bisa menghilang sejalan dengan semakin banyaknya kata2 yang [...]

Tags:

Oh ya? (Hehe, sepertinya kalimat pembuka yang aneh untuk artikel. Biar aja deh!) Insight, semakin singkat semakin mudah diinget. Nah kali ini insightnya ya itu tadi yang udah ada di judulnya. Apa iya keikutsertaanku dalam acara outing kemarin itu benar2 sudah diatur dengan suatu tujuan oleh Sang Pencipta? Mungkin. Ok, ok, tingkat kepercayaan masih level [...]

Tags:

Cara tersingkat untuk sampai pada tujuan adalah sesuai garis lurus. Rupanya pada proses mau berjalan lurus itu sering kali ada yang membuat kita berkelok2. Mari buang pikiran yang membelokkan kita. Tetap lurus teguh sampai ke tujuan. -inspired by Simple*ology- Filed under: merenung

Tags:

Well, Jepang. Nothing to say. Media sudah menampilkan tayangan tentang kejadian gempa dan tsunami di sana. Biarlah masing2 hati yang menyikapi. Pertama. Aku baru tau bahwa gempa yang terjadi di Aceh rupanya lebih besar daripada yang terjadi di Jepang. Gempa di Aceh rupanya gempa terbesar ketiga sejak 1900. Jepang akan jadi yang keempat. Yang terbesar [...]

Tags:

Sedang berpikir situs2 semacam blog, twitter, facebook dan sejenisnya menurutku mengamini hal berikut: setiap orang ingin (perlu?) didengar makin sedikit kesempatan untuk saling mendengar (karena masing2 ingin didengar? karena terlalu sibuk? karena berkurangnya waktu berkumpul?) Teringat berita dari starbucks bahkan di negara yang terkenal budaya ramah tamah dan kekeluargaannya pun, sudah semakin sulit untuk berbagi. [...]

10 taun yang lalu, 1 Februari 2001, hari pertama aku bekerja di perusahaan yang sama dengan perusahaan yang hari ini menyebabkan aku bisa traktir teman2 makan siang bersama. Hari pertama bertemu teman seangkatan training. Enam bulan belajar bersama, tiba hari kelulusan. Hingga hari ini hanya tinggal 6 orang di antara kami yang masih sama2 bertahan [...]

Aneh banget, apa ya nama kerennya di bahasa Indonesia. Retorika, bukan. Kontradiktif? Mungkin. Si A sakit. Si B menyumbang A. Niat baik. Mendadak si C ingin menyumbang si B. Amalmu tidak akan membuat kamu berkekurangan. Mendadak si C disumbang oleh si D.  Mengingat leluhur adalah perbuatan baik. Filed under: mempelajari, merenung

Itu judul buku yang waktu kukecil aku baca. Bukunya tipis. Mau jadi ini dan itu. Pemotong rambut atau dokter, atau apapun, aku sudah lupa. Saat ini, aku hanya berharap kalau aku besar, aku gak seperti “Iah”. Yang gak membolehkan staf nya pulang setelah jam kerja lewat. Yang selalu telat datang, meeting menghabiskan waktu dan tidak [...]

Tags:

Seorang teman lama mengirim kalimat ini: “Tetep percaya ya, God is real!” Iya, aku juga tau God is real. Tau dan aware kan beda maknanya. Aku tau bernafas perlu udara.  Tapi gak aware akan keberadaan udara di sekitarku. Just as simple as that. Aware kalau God is real means a lot. Mendadak berdoa jadi bukan [...]

Dulu aku pernah bikin artikel judulnya Miskin Mainan di Negeri Sendiri hari ini kok bikin artikel lagi tentang miskin buku. Ini gara2 kemaren aku pergi ke sebuah toko buku terkenal. Niatan awal cuma mau cari buku tentang teknikal analisisnya main saham, eh kok malah belok ke lorong yang salah tema. Buku2 di lorong itu temanya [...]

Tags: